Di Iming Anak Nya Bekerja Di Salah Satu RS Di Jambi Nenek Tua Di Sungai Rengas Di Tipu Oknum ASN BPKPD PROVINSI JAMBI

Avatar

- Penulis

Minggu, 24 September 2023 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI — Belum hilang dari ingatan publik yang menghebohkan Jambi baru-baru ini, atas kelakuan oknum Panitera Pengadilan Negeri Jambi ditangkap polisi usai menipu warga dengan menjanjikan menjadi ASN pengadilan, dimana Korban mengalami kerugian mencapai Rp. 305 juta.

Mengemuka lagi ke permukaan atas kelakuan oknum ASN BPKPD Provinsi Jambi Bagian Aset a.n Sri Indah Handayani, SE., MM., menjanjikan putra dan putri seorang nenek tua berdomisili di RT.017 kelurahan Simpang Sungai Rengas, kecamatan Maro Sebo Ulu, kabupaten Batang Hari a.n Hj. Rusmini yang telah memasuki usia senja 70 tahun.

Bermula dari informasi rekanan saudara Agung Hermawan, mengenalkan temannya Sri Indah Handayani yang menawarkan pengangkatan pegawai di RS Royal Prima Kebun Kopi.

Dimana sebelumnya Agung bekerja sebagai pegawai honor PU Provinsi pernah membantu Indah saat bekerja di Bagian Keuangan Kantor Gubernur Provinsi Jambi tahun 2018 kepada korban bernama Herman Dani melalui ayah angkatnya Udo Arifin.

Saat itu Dani dijanjikan pengangkatan pegawai pada rumah sakit swasta Royal Prima Jambi dengan meminta uang sebesar Rp.35.000.000,- (Tiga puluh lima juta rupiah). Untuk meyakinkan Dani, Indah dan Husaini meminta Dani datang ke Jambi menginap sementara di rumah kontrakannya dekat SPBU Paal Lima Kota Baru.

Kepada awak media, Agung mengatakan “Sayo kenal Indah sejak awal tahun 2018, waktu itu ado urusan pekerjaan membantu menyelesaikan laporan keuangan di kantor Indah bekerja sebagai ASN Biro Keuangan dan Aset Kantor Gubernur Provinsi Jambi”, ungkapnya.

Agung membenarkan bahwa yang menawarkan pekerjaan tersebut adalah Indah, “Indah menawarkan ke sayo pada saat itu, kalo ado yang mau masuk kerjo di RS Royal Prima bisa dio bantu soalnyo Direkrut rumah sakit tu masih keluargo suami”, ujar Agung menirukan kata-kata Indah.

Hampir satu minggu-an Dani tinggal bersama Indah dan keluarga, pekerjaan yang dijanjikan tak kunjung tiba, muncul lagi tawaran Indah kepada Dani untuk memasukkan adik perempuannya yang sedang sekolah di SMA kelas tiga.

Indah bilang, “Sayo ado jatah masukkan anggota Polwan Polri dengan membayar uang Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah)”, Dani mengulangi kata-kata yang diucapkan Indah kepadanya.

Malam itu sekitar jam 11 saat tertidur lelap, sayo dibangunkan oleh suami Indah bernama Akhmad Husaini, “Bangun Dani, kito mau berangkat ke Sungai Rengas, sayo jawab kenapo dak besok bae Bang”, tanya Dani.

“Kita harus berangkat sekarang, biar tidak diketahui oleh banyak orang dan tetanggo”, urai Husaini menjelaskan kepada Dani, terlihat di depan rumah Indah sudah menyiapkan kendaraan mobil avanza warna hitam, tak lama berselang kami berangkat, lndah sendiri yang langsung menyetir mobil ke Sungai Rengas.

Sampai di rumah Mamak (Hj.Rusmini, Ibu Dani-red) Sungai Rengas sekitar pukul 03.00 Wib Dinihari, Indah dan Husaini meyakinkan Mamak atas tawaran masuk Polwan adik perempuan saya bernama Rika, lalu sekitar pukul 04.00 Wib kami turun dari rumah balik ke Jambi.

Pada hari yang sama setelah sampai di Jambi, Indah ambil absen di kantor kerjanya lalu kami balik lagi ke arah Sungai Rengas tepatnya di Bank Mandiri Syariah Muara Tembesi (sekarang BSI).

Di Bank tersebut Indah menerima uang dari Mamak langsung uang kontan sebesar 100 juta bahkan saya sempat protes waktu itu, Indah bilang “Kau Diam Dani jangan ikut campur”.

Kepada Media ini Dani berkeluh kesah, saat pencairan di Bank, Mamak kan tidak ngerti tulis baca, Indah la yang mengisi form pencairan bank semua, “Uang kita diambil dan dihabiskannya, kami berdua tak kunjung mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan oleh Indah”, keluhnya.

Di tempat dan waktu terpisah Ketua LBH EM-80 Kantor Cabang Kota Jambi Abdul Muthalib membenarkan peristiwa hukum yang dialami kliennya Herman Dani, “Dengan menjanjikan diangkat pegawai di RS Royal Prima dan Polwan dua orang bersaudara jadi korban penipuan oknum ASN BPKPD Provinsi Jambi”, Ujarnya.

Baca Juga  Ungkap Peredaran Narkoba, Ditresnarkoba Polda Jambi Temukan Ratusan Sabu Berbentuk Tablet 

Editor : Alamsyah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Kadis PUTR Batanghari Bungkam Saat Ditanya Jurnalis Terkait Jembatan Rusak
Kepala Desa Ture, Saya Atas Nama Pemerintahan Turut Berdukacita Atas Wafatnya Bapak Badrun
Rakerwas Jajaran Polda Jambi Dibuka Langsung Kapolda Irjen Pol Rusdi Hartono
Tim Gabungan Ditpolairud Polda Jambi dan Korpspolairud Baharkam Polri Gagalkan Pengiriman Benih Bening Lobster
Operasional Angkutan Batu bara Kembali Dibuka, Ini Himbauan Dirlantas Polda Jambi
Kurang Lebih Kerugian Capai Rp 31 Miliar ,Ko Apek Dilaporkan di Kasus Pemalsuan Dokumen dan Penggelapan Kapal Tongkang PT SBS Jambi
Kado Viral Buat Dinar Candy, Kini Pengusaha Ko Apek Dipolisikan Kasus Pemalsuan Dokumen Kapal Tongkang
Pasca Udul Fitri Tahun 2024, Tim Satgas Pangan Polda Jambi dan Provinsi Lakukan Pantauan Harga Bapok
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 15:15 WIB

Masyarakat Sebut Pelayanan Pajak di Samsat Jambi Sudah Lebih Baik

Senin, 13 Mei 2024 - 16:26 WIB

Operasi Antik Polda Jambi Gerebek Satu Rumah dan Base Camp Penyalahgunaan Narkotika

Senin, 13 Mei 2024 - 14:36 WIB

Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Dandim 0415/Jambi.

Minggu, 10 Maret 2024 - 19:42 WIB

Ini 50 Link Twibbon Sambut Ramadhan 1445 H

Jumat, 13 Oktober 2023 - 06:04 WIB

Ratusan Peserta Semarakkan Pawai Ta’aruf MTQ ke- III Tingkat Desa Lopak Aur

Kamis, 21 September 2023 - 14:26 WIB

Antusias Masyarakat Desa Serasah Luar Biasa Tentang Sosialisasi Dan Pelatihan Briket Dan Digital Marketing Yang Diadakan Tim PPK ORMAWA MISETA Unja

Berita Terbaru

Uncategorized

Masyarakat Sebut Pelayanan Pajak di Samsat Jambi Sudah Lebih Baik

Jumat, 17 Mei 2024 - 15:15 WIB