Diskusi Spirit To All Hingga Hasrat Menerbitkan Buku yang Bisa Masuk dalam Guinness World Record

Avatar

- Penulis

Jumat, 26 Januari 2024 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi Spirit To All Hingga Hasrat Menerbitkan Buku yang Bisa Masuk dalam Guinness World Record. FOTO : IStimewa

Diskusi Spirit To All Hingga Hasrat Menerbitkan Buku yang Bisa Masuk dalam Guinness World Record. FOTO : IStimewa

KRAMAT SENTIONG – 23 Januari 2024, Semangat Generasi Spiritual (Generasi S) untuk semua menjadi topik diskusi di Cafe Setahun Kemarin, Kawasan Kramat Sentiong, Jakarta Pusat, pada 23 Januari 2024 ba’da Azar hingga menjelang tengah malam dengan nara sumber utama Pemimpin Spiritual Nusantara, Sri Eko Sriyanto Galgendu.

Generasi Spiritual Indonesia– Gen S — merupakan sebutan keren untuk komunitas Kamaira (Penebar Cinta Kasih) yang dikomando Ricardo Yohanes Sitanggang bersama diantaranya yang hadir Andreas Nadira, Sukriyah Jamil dan kawan-kawan serta sahabat spiritual lainnya.

Komunitas Kamaira terdiri dari beragam suku dan agama ini aktif melakukan pelayanan sosial utama bagi anak-anak. Karena itu selingan acara diisi dengan upaya mengenal ayat diri sebagai buah hidup yang mendapat respon positif dari peserta diskusi, karena sangat relevan dengan gerak aktivitas anggota Kamaira, sehingga masalah senyuman, jodoh, dan masa depan serta pilihan usaha, menjadi daya tarik tersendiri, apalagi yang terkait dengan masalah yang cukup pribadi sifatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Generasi Spiritual Indonesia– Gen S yang mengusung tema diskusi Spirit to all — menjadi sebutan keren untuk kelompok ini yang tengah mempersiapkan diri berafiliasi dengan GMRI — Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia — sebagai motor penggerak dari kebangkitan kesadaran dan pemahaman spiritual Nusantara untuk menyongsong peradaban dunia baru yang lebih baik dan lebih berkeadaban.

Meski begitu, toh masalah politik yang tengah memanas menjelang Pemilu untuk memilih Presiden dan wakilnya, sempat mengidolakan sosok seorang pemimpin itu bukan seorang pemimpi. Karena justru pekerjaan utama seorang pemimpin itu adalah mewujudkan mimpi-mimpi indahnya untuk rakyat dengan segenap rasa cinta dan kasih yang tulus dan ikhlas.

Baca Juga  Jelang Sarasehan Nasional 25 Tahun IJTI, Pengurus Pusat Sampaikan Gagasan Jurnalisme Positif Kepada Menkopolhukam

Dan sebagai Pemimpin Spiritual Nusantara, kata Sri Eko Sriyanto Galgendu mengemban tugas utama untuk menjaga tradisi, adat istiadat serta budaya leluhur suku bangsa Nusantara yang merupakan puncak-puncak dari kebudayaan Nusantara yang akan menjadi mercu suar (petunjuk) dunia membangun peradaban baru manusia dalam siklus peralihan keempat setiap tujuh abad sekarang.

Upaya membangun gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahaman spiritual, bukanlah semerta-merta dilakukan, karena menurut Sri Eko Sriyanto Galgendu telah dimulai sejak 28 tahun silam, semasa masih bermukim di Solo bersama sejumlah tokoh masyarakat serta pemimpin agama yang ada di Indonesia. Karena itu, gerakan kebangkitan kesadaran dan pahaman spiritual erat kaitannya lembaga yang giat menyuarakan perdamaian lintas agama dan kemanusiaan di Indonesia atau ICRP (Indonesia Conference on Religion and Peace) yang digagas Gus Dur.

Atas dasar itu, topik bahasan diskusi pun melebar sampai kepada Freemasonry (tarekat Mason Bebas) sebuah organisasi persaudaraan yang konon asal usulnya tidak jelas antara abad ke -16 hingga awal abad ke -17. Dalam perkembangannya kemudian, Freemasonry menjadi beragam bentuk di dunia dengan jumlah anggota yang terus berkembang sampai sekarang. Begitu juga illuminati yang berkedok agama bangsa Yahudi seperti hasratnya membangun Israel Raya atas dasar interpretasi dari kitab suci Talmud yang mereka percaya.

Diskusi bersama Generasi Spiritual (Muda) sungguh membangkitkan gairah “spirit to all” yang asyik dengan cecaran beragam pertanyaan dan jawaban yang agresif merambah ke segenap penjuru angin. Hingga acara diskusi tiada terasa memasuki waktu tengah malam. Maka itu, acara serupa disepakati akan terus berlanjut pada waktu dekat sambil persiapan untuk menerbitkan buku dalam bentuk tanya – jawab dari 100 peserta selama 17 jam non stop, hingga tidak mustahil dapat memperoleh Guinness World Records atau The Guinnedd Book of World Records, yaitu buku yang diterbitkan setiap tahun sebagai referensi kumpulan rekor dunia yang menandai prestasi anak manusia dari bumi Nusantara.*

Baca Juga  Sempat Viral Ternyata Gudang Minyak Di Kampung Pulau Tidak Beroperasi Lagi

Berita Terkait

Kalemdiklat Polri Buka Bakti Sosial Siswa Polwan Angkatan 57 di Bogor, Ini Pesanya
Mewujudkan Lingkungan Kerja Aman: Hutama Karya Semarakkan Bulan K3 Dengan Lomba Dan Platform Hk Shield
Anugerahi Presiden Jokowi Loka Praja Samrakshana, Kapolri: Bentuk Penghormatan Institusi 
Presiden Jokowi Hadiri Apel Kesiapan Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2024
Prabowo Subianto Ucapakan Selamat Kepada Rocky Candra Atas Terpilihnya Menjadi DPR-RI Periode 2024-2029 
Kapolri Tegaskan Polisi Tidak Anti Kritik, Terhadap Fonomena Jurnalis Medsos
Polresta Jambi Turut Terima Penghargaan Juara II Polres Terbaik Kelompok B Kompolnas Awards 2024
Terima Penghargaan Kompolnas Awards 2024, Kapolda Jambi : Penghargaan Ini Motivasi Untuk Memberikan Pelayanan Terbaik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 14:21 WIB

Sorotan Publik Terhadap Kasus Alung, Polda Jambi Tegaskan Proses Penyidikan Berjalan Profesional

Selasa, 21 April 2026 - 16:52 WIB

Dengan Alasan Jam Pelayanan Berakhir Sekdes Ture Batal Berobat Di Puskesmas Selat

Kamis, 16 April 2026 - 13:30 WIB

Usai Sudah Pelarian Alung Ramadhan Tersangka Sabu 58 Kg Berakhir Di Tangan Tim Gabungan Polda Jambi

Kamis, 16 April 2026 - 09:52 WIB

BREAKING NEWS: Polda Jambi Berhasil Tangkap Alung si DPO Narkoba 58 Kg Sabu

Rabu, 15 April 2026 - 17:13 WIB

BPJN Jambi Perbaiki Jalan Rusak Penyebab Macet, Perkuat Preservasi Jalur Strategis Lintas Timur

Senin, 16 Maret 2026 - 22:47 WIB

Jalur ke Palembang Disekat, Polisi Pasang Penghalang di Sejumlah Titik di Jambi

Senin, 16 Maret 2026 - 22:22 WIB

Dirlantas Polda Jambi Sarankan Pemudik Dari Lintas Timur Jambi- Palembang dan Sebaliknya Hendaknya Ambil Jalur Lintas Barat

Senin, 16 Maret 2026 - 11:38 WIB

Himbauan Jalur Alternatif Jambi – Palembang Bagi Para Pemudik yang dari Riau, Sumbar, Sumut dan Aceh

Berita Terbaru