Aturan Sempadan Jadi Penghalang, Warga Bantaran Sungai Batanghari Tuntut Keadilan dan Turap Segera Dibangun

Avatar

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemayungnews.id- BATANGHARI – Sejumlah warga Desa Ture, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, menyuarakan keluhan terkait aturan sempadan Sungai Batanghari River yang dinilai menghambat masyarakat memperoleh bantuan program rumah layak huni. Warga menilai penerapan aturan tersebut belum sepenuhnya mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat yang telah lama bermukim di kawasan bantaran sungai.

 

Salah seorang warga Desa Ture Herman mengungkapkan bahwa banyak rumah masyarakat sebenarnya masuk kategori tidak layak huni dan layak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Namun, karena berada dalam kawasan yang masuk ketentuan sempadan sungai, rumah-rumah tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi penerima bantuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Aturan sempadan sungai ini terasa tidak adil bagi kami. Rumah kami memang membutuhkan bantuan, tetapi karena aturan tersebut, kami tidak bisa mendapatkannya. Padahal kondisi rumah kami benar-benar memprihatinkan,” ujar Herman.

 

Berdasarkan keterangan masyarakat, sekitar 70 persen rumah warga di wilayah bantaran Sungai Batanghari di Desa Ture berada pada jarak sekitar 5 hingga 100 meter dari bibir sungai. Sebagian besar rumah tersebut dinilai membutuhkan perhatian pemerintah, terutama dalam program bantuan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

 

Pemerintah desa juga berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi yang lebih adil bagi masyarakat bantaran sungai, tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan ketentuan tata ruang.

 

Selain persoalan bantuan rumah, warga juga menyoroti ancaman abrasi tebing sungai yang terjadi hampir setiap tahun. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan masyarakat yang rumahnya berada sangat dekat dengan aliran sungai.

 

Kepala Desa Ture Usman,S.H berharap Pemerintah Kabupaten Batanghari Regency, Pemerintah Provinsi Jambi, hingga Pemerintah Pusat dapat segera mengambil langkah nyata untuk menangani pengikisan tebing sungai melalui pembangunan turap atau penguatan tebing.

Baca Juga  Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Tokoh Adat "Dubalang Sakti Utamo"Oleh Ketua LAM Provinsi Jambi

 

“Jangan sampai pemerintah hanya menunggu hingga rumah warga yang berjarak 5 sampai 10 meter dari sungai benar-benar hanyut atau masuk ke sungai. Kami butuh tindakan nyata, bukan sekadar wacana,” ungkap perwakilan masyarakat.

 

Warga bantaran Sungai Batanghari di Desa Ture berharap aspirasi mereka dapat didengar oleh pemerintah dan para wakil rakyat, agar persoalan hunian layak dan ancaman abrasi sungai dapat segera mendapat solusi yang konkret dan berkeadilan.(Ari)

Editor : Arian Arifin

Berita Terkait

Pangkalan Elpiji 3 Kg di Desa Selat Dijual di Atas HET, Warga Mendesak Pihak Terkait Segera Lakukan Tindakan Tegas
Tabrakan Dua Truk di Tanjung Tayas, Muatan Sawit Berhamburan Tutup Jalan & Arus Lalu Lintas Macet
Buntut Laporan Warga, Polres Muaro Jambi Bongkar Aktivitas PETI di DAS Batanghari
Polda Jambi Amankan 22.800 Liter Minyak Ilegal dan 8 Tersangka dalam Sepekan
Air Kehidupan di Tengah Kemarau: Senyum Haru Warga Ladang Panjang Sambut Bantuan Polres Sarolangun
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Masjid Almustaqfirin Desa Ture Penuh Khidmat
Kebakaran Lahan di Olak Rambahan Sebrang, Lokasi Terpencil Hambat Penanganan
Karhutla di Tahura Senami Meluas hingga 50 Hektare, Tim Gabungan Mundur Demi Keselamatan
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:15 WIB

Pangkalan Elpiji 3 Kg di Desa Selat Dijual di Atas HET, Warga Mendesak Pihak Terkait Segera Lakukan Tindakan Tegas

Sabtu, 12 September 2026 - 15:15 WIB

Tabrakan Dua Truk di Tanjung Tayas, Muatan Sawit Berhamburan Tutup Jalan & Arus Lalu Lintas Macet

Jumat, 11 September 2026 - 16:06 WIB

Kecelakaan Fatal di Pal 10 Jambi, Satu Orang Tewas, Polisi Selidiki Penyebab

Kamis, 10 September 2026 - 22:05 WIB

Buntut Laporan Warga, Polres Muaro Jambi Bongkar Aktivitas PETI di DAS Batanghari

Sabtu, 5 September 2026 - 22:52 WIB

Kebakaran Lahan di Olak Rambahan Sebrang, Lokasi Terpencil Hambat Penanganan

Sabtu, 5 September 2026 - 16:42 WIB

Karhutla di Tahura Senami Meluas hingga 50 Hektare, Tim Gabungan Mundur Demi Keselamatan

Kamis, 3 September 2026 - 23:38 WIB

Sinergi LBH FRIC dan UPT PPA Tanjab Barat Guna Dukung Pemulihan Psikologis Korban Perkosaan

Kamis, 3 September 2026 - 21:21 WIB

Polres Tanjab Timur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Tekankan Keteladanan Akhlak Rasulullah

Berita Terbaru