Pangkalan Elpiji 3 Kg di Desa Selat Dijual di Atas HET, Warga Mendesak Pihak Terkait Segera Lakukan Tindakan Tegas

Avatar

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemayungnews.id-BATANGHARI Lemahnya pengawasan pihak terkait dan aparat penegak hukum dinilai menjadi penyebab oknum pengusaha pangkalan gas elpiji 3 kilogram leluasa melakukan kecurangan, dengan menjual barang bersubsidi tersebut di luar ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berdasarkan hasil penelusuran awak media, pangkalan gas elpiji 3 kg yang berlokasi di Desa Selat, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, menjual gas tersebut kepada masyarakat dengan harga Rp25.000 per tabung. Informasi tersebut diperoleh pada Selasa, 15 September 2026.

Seorang warga Desa Selat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan, praktik tersebut sudah diketahui luas oleh masyarakat setempat dan sudah lama berjalan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Percuma di desa kami ada pangkalan gas, jika harganya sama saja dengan eceran di toko-toko. Tapi karena ini kebutuhan, terpaksa harga mahal pun kami beli demi dapur kami bisa berasap,” ujarnya.

Warga menambahkan, penjualan gas melon di atas harga ketetapan itu sudah berlangsung lama di pangkalan tersebut, namun belum ada tindakan.

“Sudah lama menjual di atas harga HET, tapi aman-aman saja seperti kebal terhadap hukum,” keluhnya.

Merespons praktik tersebut, masyarakat mendesak pemerintah dan pihak Pertamina untuk memperketat pengawasan terhadap pangkalan yang mengabaikan harga HET yang telah ditetapkan.

“Segera tindak tegas oknum pangkalan nakal tersebut,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, pemilik pangkalan gas 3 kg tersebut belum dapat dihubungi untuk memberikan tanggapan terkait permasalahan tersebut

Editor:Arian Arifin

Baca Juga  Yello Hotel Jambi Turut Meriahkan HUT Sekarpura II Anniversary ke 24th

Berita Terkait

Terduga KDRT di Tanjung Jabung Barat Ditahan, Pelaku Lempar Batu Bata ke Kepala Istri
Lomba Dayung Perahu Desa Kuap Meriah, Peserta Tuan Rumah Kuasai Podium
Satlantas Polres Tanjab Barat & Polsek Merlung Dampingi Mahasiswa STTD Lakukan Survei Pengguna Jalan Raya
Kapolda Jambi Berganti, Irjen Pol. Widodo Gantikan Irjen Pol. Krisno H. Siregar
BID PROPAM POLDA JAMBI GELAR GAKTIBPLIN DI POLRESTA JAMBI, CEK HP DAN TES URIN PERSONIL
Pimpin Pemeriksaan 50 Kendaraan Dinas, Dirlantas Polda Jambi Pastikan Kesiapan Operasional Maksimal
Bertaruh Paru-Paru Demi Sesuap Nasi: Potret Ketangguhan Ayah di Tengah Kepungan Asap Jambi
Kasus Penyerangan Rumah di Tebo Ilir Dipertanyakan, Chandra Makkawaru Minta Kapolda Jambi Turun Tangan
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Terduga KDRT di Tanjung Jabung Barat Ditahan, Pelaku Lempar Batu Bata ke Kepala Istri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Lomba Dayung Perahu Desa Kuap Meriah, Peserta Tuan Rumah Kuasai Podium

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Satlantas Polres Tanjab Barat & Polsek Merlung Dampingi Mahasiswa STTD Lakukan Survei Pengguna Jalan Raya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Kapolda Jambi Berganti, Irjen Pol. Widodo Gantikan Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:05 WIB

BID PROPAM POLDA JAMBI GELAR GAKTIBPLIN DI POLRESTA JAMBI, CEK HP DAN TES URIN PERSONIL

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

Bertaruh Paru-Paru Demi Sesuap Nasi: Potret Ketangguhan Ayah di Tengah Kepungan Asap Jambi

Selasa, 29 September 2026 - 18:42 WIB

Menanti Hujan yang Tak Kunjung Turun, Petani Desa Ture Terancam Tunda Tanam

Senin, 28 September 2026 - 20:56 WIB

Arumingtyas Khoni Dahlia, Jejak Emas Karateka Internasional dan Srikandi Psikologi UNJA

Berita Terbaru