Kasus Penyerangan Rumah di Tebo Ilir Dipertanyakan, Chandra Makkawaru Minta Kapolda Jambi Turun Tangan

Avatar

- Penulis

Selasa, 29 September 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemayungnews.id-Kabupaten Tebo Praktisi hukum Chandra Makkawaru, S.Pd., S.H., M.H., mempertanyakan lambannya penanganan kasus dugaan memasuki pekarangan rumah tanpa izin dan penyerangan rumah hingga membuat keributan dengan menggunakan kayu.

Menurut Chandra, kasus tersebut menjadi tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, hingga kini pelaku belum juga ditetapkan sebagai tersangka.

“Hal ini menjadi tanda tanya ada apa? Sehingga pelaku belum juga ditetapkan sebagai tersangka. Jika alat bukti sudah cukup, kenapa belum juga ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Chandra dengan nada tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Chandra meminta kepada Kapolda Jambi agar mengambil alih kasus tersebut karena menyangkut keselamatan nyawa orang.

“Saya minta kepada Kapolda Jambi agar mengambil alih kasus ini, karena ini menyangkut masalah nyawa orang bukan mainan. Saya tantang Kapolda Jambi agar mengambil alih kasus tersebut,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kinerja Polres Tebo, khususnya Polsek Tebo Ilir yang dinilai tidak mampu bekerja dan terkesan tebang pilih dalam penegakan hukum.

“Saya anggap kasus ini di Polres Tebo, Polsek Tebo Ilir tidak mampu bekerja terkesan tebang pilih. Saya menduga hukum hanya berlaku untuk orang miskin, tidak berlaku untuk orang kaya dan banyak uang,” ungkapnya.

Chandra menambahkan, kasus ini sudah cukup lama bergulir namun belum ada kejelasan status tersangka.

“Kasus ini sudah cukup lama, kenapa sampai saat ini pelaku belum juga ditetapkan sebagai tersangka ada apakah gerangan. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri hilang dan saya anggap sengaja mengulur-ulur waktu kasus ini,” pungkasnya.(Redaksi) 

Editor:Arian Arifin

Baca Juga  Warga Desa Tanjung Benanak Apresiasi Dengan Fasilitas Pembangunan Di Desa nya

Berita Terkait

Polres Batang Hari Raih Penghargaan Kategori Pelayanan Prima, Bukti Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Publik
Luka Bakar Menimpa 5 Kru Saat Kapal MT Nurhasanah Lima Terbakar di Perairan Teluk Majelis
Peringati HUT Lalu Lintas ke-71, Ditlantas Polda Jambi Rangkul 5 Pilar Keselamatan
Pangkalan Elpiji 3 Kg di Desa Selat Dijual di Atas HET, Warga Mendesak Pihak Terkait Segera Lakukan Tindakan Tegas
Tabrakan Dua Truk di Tanjung Tayas, Muatan Sawit Berhamburan Tutup Jalan & Arus Lalu Lintas Macet
Kecelakaan Fatal di Pal 10 Jambi, Satu Orang Tewas, Polisi Selidiki Penyebab
Buntut Laporan Warga, Polres Muaro Jambi Bongkar Aktivitas PETI di DAS Batanghari
Toko Pakaian Raja Murah di Sengeti Terbakar, Tiga Unit Damkar Diterjunkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:42 WIB

Menanti Hujan yang Tak Kunjung Turun, Petani Desa Ture Terancam Tunda Tanam

Senin, 28 September 2026 - 20:56 WIB

Arumingtyas Khoni Dahlia, Jejak Emas Karateka Internasional dan Srikandi Psikologi UNJA

Senin, 28 September 2026 - 19:26 WIB

Terus Berkembang, Klinik Pratama 16 Medika Buka Layanan Baru Mulai 1 Oktober

Rabu, 23 September 2026 - 21:45 WIB

Luka Bakar Menimpa 5 Kru Saat Kapal MT Nurhasanah Lima Terbakar di Perairan Teluk Majelis

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Peringati HUT Lalu Lintas ke-71, Ditlantas Polda Jambi Rangkul 5 Pilar Keselamatan

Kamis, 17 September 2026 - 22:15 WIB

Pangkalan Elpiji 3 Kg di Desa Selat Dijual di Atas HET, Warga Mendesak Pihak Terkait Segera Lakukan Tindakan Tegas

Sabtu, 12 September 2026 - 15:15 WIB

Tabrakan Dua Truk di Tanjung Tayas, Muatan Sawit Berhamburan Tutup Jalan & Arus Lalu Lintas Macet

Kamis, 10 September 2026 - 22:05 WIB

Buntut Laporan Warga, Polres Muaro Jambi Bongkar Aktivitas PETI di DAS Batanghari

Berita Terbaru