Muaro Jambi Masuk Radar Internasional, Selamatkan Warisan Sejarah

Avatar

- Penulis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemayungnews.id- JAMBI -Upaya menyelamatkan Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi memasuki fase krusial setelah persoalan perlindungan kawasan bersejarah seluas 3.981 hektare itu dibawa ke tingkat internasional.

 

Langkah tersebut ditempuh Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) dengan melayangkan surat resmi kepada UNESCO di Paris, Prancis, pada 1 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Laporan itu menyoroti dugaan persoalan zonasi serta keberadaan aktivitas industri, khususnya stockpile batu bara, di dalam dan sekitar kawasan penyangga KCBN Muaro Jambi.

 

Ketua Umum LPKNI, Kurniadi Hidayat, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah berbagai desakan kepada otoritas di tingkat daerah dan pusat dinilai belum menghasilkan perubahan berarti.

 

“Pemberitaan terkait cagar budaya yang ada di Muaro Jambi seluas 3.981 hektare ini sudah beberapa kali disuarakan oleh LSM maupun mahasiswa, bahkan tokoh nasional sudah turun langsung ke lapangan. Namun, hasilnya tidak ada yang bergeming,” ujar Kurniadi Hidayat

 

Menurut Kurniadi, surat kepada UNESCO menjadi upaya untuk mendorong perhatian yang lebih luas terhadap persoalan yang dinilai telah berlangsung terlalu lama.

 

“Terakhir, kami dari Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia menyurati UNESCO dengan dua bahasa, meminta UNESCO untuk menindaklanjuti masalah ini, karena ini sudah masuk dalam wilayah internasional,” tegas Kurniadi.

 

Langkah tersebut, menurut dia, kemudian diikuti meningkatnya perhatian pemerintah Indonesia terhadap kondisi KCBN Muaro Jambi.

 

“Dengan adanya surat LPKNI ke UNESCO, maka kelabakan lah Indonesia, khususnya Kementerian Kebudayaan karena itu wilayah mereka. Bahkan Gubernur Jambi pun kini bersedia untuk memindahkan stockpile yang ada,” ungkapnya.

 

Perhatian terhadap kawasan tersebut juga disebut telah sampai ke tingkat Istana Negara. Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memberikan atensi terhadap perlindungan kawasan dan mendorong pengawalan yang lebih ketat atas kelestarian situs bersejarah tersebut.

Baca Juga  Gubernur Jambi dijadwalkan buka Turnamen Mini Soccer dan Mobile Legends ANTARA Jambi

 

Kementerian Kebudayaan di bawah kepemimpinan Fadli Zon kemudian bersinergi dengan kementerian terkait untuk mendorong penataan kawasan. Salah satu fokus yang mengemuka adalah penanganan aktivitas stockpile batu bara yang berada di sekitar kawasan cagar budaya.

 

Persoalan Muaro Jambi dengan demikian tidak lagi sekadar menjadi isu yang diperdebatkan di tingkat lokal. Perlindungan kawasan kini berhadapan langsung dengan kepentingan penataan ruang, aktivitas industri, status aset negara, serta kewajiban hukum untuk menjaga warisan budaya.

 

Keseriusan pemerintah pusat juga terlihat dari keterlibatan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melalui Kanwil Sumatera Selatan, Jambi, dan Bangka Belitung bersama KPKNL Jambi.

 

Tak hanya itu hal ini juga menjadi perhatian DPR RI. Inventarisasi dan tindak lanjut terhadap aset-aset negara yang berkaitan dengan kawasan Candi Muaro Jambi tengah dilakukan.

 

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kejelasan status hukum, pengelolaan, dan perlindungan aset di kawasan yang mencakup ribuan hektare tersebut.

 

Pada saat yang sama, izin-izin daerah yang pernah diterbitkan perlu diuji kembali kesesuaiannya dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai perlindungan cagar budaya.

 

Muaro Jambi bukan sekadar hamparan situs purbakala. Kompleks percandian berbahan bata itu merupakan salah satu jejak penting peradaban masa lalu di Asia Tenggara dan bagian dari warisan sejarah yang melekat pada identitas Indonesia.

 

Karena itu, pertarungan kepentingan di kawasan tersebut pada akhirnya bukan hanya mengenai lokasi industri atau pemindahan stockpile. Persoalan utamanya adalah apakah pembangunan dan aktivitas ekonomi dapat berjalan tanpa mengorbankan warisan yang tidak mungkin dibuat ulang.

 

Industri dapat dipindahkan. Stockpile dapat direlokasi. Investasi dapat diarahkan ke tempat lain. Namun, kerusakan terhadap tinggalan sejarah dapat bersifat permanen.

Baca Juga  Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban, Kanwil Kemenkumham Jambi Bersama Lapas Jambi lakukan Razia dan Test Urine WBP di Blok Hunian<br>

 

Kini, keputusan berada di tangan pemerintah. Setelah persoalan Muaro Jambi memperoleh perhatian hingga tingkat internasional, pemerintah dituntut memastikan seluruh proses berjalan transparan, objektif, dan berdasarkan hukum.

 

Bagi publik, penyelamatan KCBN Muaro Jambi bukan sekadar proyek pelestarian situs bersejarah. Ini menjadi ujian apakah negara mampu menempatkan perlindungan warisan budaya sebagai kepentingan jangka panjang di tengah tekanan aktivitas ekonomi dan pembangunan

Editor : Arian Arifin

Berita Terkait

Bupati Anwar Sadat Bergerak Cepat Tinjau Lokasi Kebakaran di Sei Nibung, Pimpin Langkah Penanganan Darurat  
Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan, Polres Tanjab Timur Gelar Shubuh Keliling Bersama Masyarakat
Bupati Dillah Hikmah Sari Resmi Buka TMMD Ke-130 Kodim 0419/Tanjab di Desa Merbau, Fokus Tingkatkan Jalan 2.690 Meter
Nakhoda Baru Polda Jambi Tiba: Irjen Pol Widodo Disambut Hangat Gubernur Al Haris dan jajaran Forkopimda
Sat Binmas Polda Jambi Sambangi Pos Pemuda Desa Merlung Untuk Pembinaa
Terduga KDRT di Tanjung Jabung Barat Ditahan, Pelaku Lempar Batu Bata ke Kepala Istri
Lomba Dayung Perahu Desa Kuap Meriah, Peserta Tuan Rumah Kuasai Podium
Satlantas Polres Tanjab Barat & Polsek Merlung Dampingi Mahasiswa STTD Lakukan Survei Pengguna Jalan Raya
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Bupati Anwar Sadat Bergerak Cepat Tinjau Lokasi Kebakaran di Sei Nibung, Pimpin Langkah Penanganan Darurat  

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan, Polres Tanjab Timur Gelar Shubuh Keliling Bersama Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:36 WIB

Bupati Dillah Hikmah Sari Resmi Buka TMMD Ke-130 Kodim 0419/Tanjab di Desa Merbau, Fokus Tingkatkan Jalan 2.690 Meter

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Nakhoda Baru Polda Jambi Tiba: Irjen Pol Widodo Disambut Hangat Gubernur Al Haris dan jajaran Forkopimda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Sat Binmas Polda Jambi Sambangi Pos Pemuda Desa Merlung Untuk Pembinaa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Lomba Dayung Perahu Desa Kuap Meriah, Peserta Tuan Rumah Kuasai Podium

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Satlantas Polres Tanjab Barat & Polsek Merlung Dampingi Mahasiswa STTD Lakukan Survei Pengguna Jalan Raya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Kapolda Jambi Berganti, Irjen Pol. Widodo Gantikan Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sat Binmas Polda Jambi Sambangi Pos Pemuda Desa Merlung Untuk Pembinaa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:26 WIB