Pemayungnews.id – TANJAB BARAT – Terkait ada hal kecurigaan salah seorang Masyarakat, dari kinerja Kepala Desa Kuala Dasal selama ia menjabat, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Tanjab Barat, saat diminta tanggapannya, kamis 26/02/2026.
Kadis PMD tersebut akan melakukan konfirmasi ke Desa Sebagai bentuk Pembinaan, dan kalau untuk pemeriksaan tindak lanjut, kami akan koordinasi dulu sama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) karena dia sebagai pengawasan di Desa, katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara Kadis dari Inspektorat belum dapat dikonfirmasi, namun Kepala Desa Kuala Dasal saat dikonfirmasi lewat kontak Whatsapp, ianya membantah ada tudingan tentang Mark Up anggaran dari Pekerjaan Sumur Bor Tahun Anggaran (TA) 2025.
Ianya mengatakan kalau menulis berita itu yang benar, tanya dulu dengan saya selalu Kepala Desa, saya rasa kinerja saya selama ini baik-baik saja di mata masyarakat, tapi saat ini ada tudingan yang tidak benar tentang saya, mana ada Mark Up anggaran.
Lanjutnya, kalau tentang masyarakat beli token pulsa untuk PLN, itu RT setempat yang tau, saya tidak paham akan itu, mereka yang membutuhkan air dari sumur Bor, maka mereka sendiri lah yang belikan Token Pulsa tersebut, katanya.
Selanjutnya berita ini akan dilanjutkan, setelah menunggu informasi dari Kadis Inspektorat Tanjab Barat, dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jambi, selaku pengawas internal, yang bertanggung jawab Penuh atas Keuangan yang tiap tahun dikucurkan Pemerintah Pusat untuk Desa dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), “(JANGCIK)
Editor : Arian Arifin












