Asap Kian Tebal Selimuti Pemayung,Warga Minta Pemda Batanghari Segera Liburkan Sekolah

Avatar

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemayungnews.idBATANGHARI – JAMBI -Dampak kemarau panjang mulai dirasakan warga Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari. Kabut dan asap akibat kekeringan yang hampir berlangsung dua bulan membuat aktivitas warga terganggu dan kesehatan anak-anak mulai terancam.

Pekatnya asap di sejumlah desa di Pemayung terpantau sejak beberapa hari terakhir. Kondisi ini dikhawatirkan terus memburuk jika tidak segera ditangani.

Kabut asap menjadi ancaman serius bagi warga yang beraktivitas di luar rumah. Terutama anak-anak, satu per satu mulai mengalami batuk pilek dan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami khawatir dengan kondisi anak-anak. Di luar rumah asapnya tebal sekali. Banyak yang sudah batuk-batuk,” ujar salah seorang warga.

Kemarau panjang juga berdampak pada perekonomian warga. Salah satu warga mengaku hasil sadap karet menurun drastis karena hujan tak kunjung turun.

“Getah karet jadi sedikit. Penghasilan kami turun karena kemarau ini,” katanya.

Warga meminta Camat Pemayung segera menginstruksikan masyarakat untuk tidak membakar lahan. Larangan pembakaran lahan dinilai penting untuk mencegah kabut asap semakin parah.

Ketua DPW Pusat Studi Pembangunan Republik Indonesia (PUSPA RI), Arian Arifin, mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Batanghari segera mengambil langkah cepat.

Ia berharap pemerintah daerah segera meliburkan anak-anak sekolah. Pasalnya, kualitas udara di Pemayung sudah dikategorikan tidak sehat.

“Asap yang melanda Pemayung sudah tidak sehat. Jangan sampai menunggu ada korban baru bertindak. Kami minta Pemda segera liburkan sekolah untuk melindungi anak-anak,” tegas Arian Arifin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari BPBD dan Dinas Pendidikan Kabupaten Batanghari terkait status darurat asap dan kebijakan libur sekolah.

Baca Juga  Ketua DPRD Kabupaten Batang Hari Lakukan Peninjauan Jembatan Pulau Betung Dan Segera Diperbaiki

Editor : Alamsyah

Berita Terkait

Tersangka Insiden Pembacokan Serahkan Diri, Keluarga Tegaskan Melindungi Diri dan Harapkan Keadilan 
Mulai 21 Agustus 2026 Pukul 15.00 WIB, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir – Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif
SDN 180/1 TURE GELAR LOMBA 17 AGUSTUS, SISWA ANTUSIAS SAMBUT HUT RI KE-81
Enam Bulan Terabaikan, Sejumlah Tongkang Rusak Bahkan Sudah Ada Yang Terbakar
Muaro Jambi Masuk Radar Internasional, Selamatkan Warisan Sejarah
Kapolresta Jambi Kombea Pol.Ananto Herlamban Hadiri Oembukaan Festival Sungai Batanghari 2026
Diduga Pengecer BBM Sejenis Solar Di Pinggir Jalan Lintas Timur Desa Badang Pangkas Dari Mobil Truk/Bus Lintas
Desak Polairud Turun ke Bantaran Sungai di Pasar Muara Tembesi, WAL: Jangan Pura-pura Tidak Tahu
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Asap Kian Tebal Selimuti Pemayung,Warga Minta Pemda Batanghari Segera Liburkan Sekolah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Tersangka Insiden Pembacokan Serahkan Diri, Keluarga Tegaskan Melindungi Diri dan Harapkan Keadilan 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Mulai 21 Agustus 2026 Pukul 15.00 WIB, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir – Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:20 WIB

SDN 180/1 TURE GELAR LOMBA 17 AGUSTUS, SISWA ANTUSIAS SAMBUT HUT RI KE-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Enam Bulan Terabaikan, Sejumlah Tongkang Rusak Bahkan Sudah Ada Yang Terbakar

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Kapolresta Jambi Kombea Pol.Ananto Herlamban Hadiri Oembukaan Festival Sungai Batanghari 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Diduga Pengecer BBM Sejenis Solar Di Pinggir Jalan Lintas Timur Desa Badang Pangkas Dari Mobil Truk/Bus Lintas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Desak Polairud Turun ke Bantaran Sungai di Pasar Muara Tembesi, WAL: Jangan Pura-pura Tidak Tahu

Berita Terbaru