Dipimpin Kapolres Sarolangun, Satgas Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Areal Plasma PT BKS

Avatar

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemayungnews.idSAROLANGUN – Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan secara intensif oleh Satgas Terpadu Karhutla Kabupaten Sarolangun. Senin (24/8/2026), personel gabungan berjibaku memadamkan api yang membakar areal Plasma PT Bahana Karya Semesta (BKS), Desa Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.

 

Kegiatan pemadaman yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., bersama Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E., Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yahya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han., serta unsur Forkopimda Kabupaten Sarolangun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Turut terlibat dalam kegiatan tersebut Kabagops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto, M.H., Kepala Badan Kesbangpol Sarolangun Hudri, S.Pd.I., M.Pd.I., Kasat Samapta Polres Sarolangun AKP Adi Prayitno, S.H., Kapolsek Air Hitam AKP Robinson Manullang, S.H., personel Satgas Karhutla Polres Sarolangun, personel Kodim 0420/Sarko, Manggala Agni, Subsatgas Karhutla Polsek Air Hitam, serta Tim Satgas Karhutla PT BKS.

 

Setibanya di lokasi, personel gabungan langsung dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan pemadaman di sejumlah titik yang masih terdapat bara dan api.

 

Mengingat lokasi merupakan lahan gambut, Satgas juga memberikan arahan kepada pihak PT BKS agar segera membuat sekat kanal menggunakan excavator. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api menjalar melalui lapisan gambut dan mengantisipasi meluasnya titik kebakaran.

 

Pemadaman dilakukan dengan berbagai peralatan, mulai dari mesin pompa dan semprot air, selang, tabung racun api, kepyok atau alat tepak api, hingga mesin semprot bahu atau pompa punggung.

 

Selain penanganan dari darat, Satgas juga berkoordinasi untuk mendapatkan dukungan water bombing melalui jalur udara, sehingga proses pemadaman dapat dilakukan secara lebih maksimal dan cepat.

Baca Juga  Jalan AMD Desa Pulau Betung Butuh Perhatian Dari Pemkab Batanghari

Sinergitas antara personel Polri, TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni dan pihak perusahaan menjadi kekuatan utama dalam penanganan Karhutla di lokasi tersebut.

 

Setelah berjibaku selama berjam-jam, hingga sekitar pukul 19.30 WIB, api di lokasi Karhutla berhasil dipadamkan. Meski demikian, personel Satgas Terpadu tetap melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menyala.

 

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah menegaskan bahwa penanganan Karhutla akan terus dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan sinergitas seluruh unsur terkait.

 

“Pemadaman tidak berhenti setelah api terlihat padam. Kita pastikan proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh, khususnya karena lokasi merupakan lahan gambut yang memiliki potensi munculnya kembali titik api,” tegasnya.

 

Kapolres juga mengingatkan seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla, mengingat dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat dan perekonomian.

 

Dengan kerja sama dan respons cepat seluruh unsur Satgas, situasi di lokasi saat ini aman dan kondusif, sementara seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan pemadaman dilaporkan dalam kondisi baik dan sehat.

 

Polres Sarolangun bersama seluruh stakeholder terus berkomitmen mencegah dan menanggulangi Karhutla demi menjaga lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.

Editor : Alamsyah

Berita Terkait

Dua Pondok Kelompok Tani Karya Bakti Desa Ture Hangus Terbakar, Diduga Ada Unsur Kesengajaan
Asap Kian Tebal Selimuti Pemayung,Warga Minta Pemda Batanghari Segera Liburkan Sekolah
Tersangka Insiden Pembacokan Serahkan Diri, Keluarga Tegaskan Melindungi Diri dan Harapkan Keadilan 
Mulai 21 Agustus 2026 Pukul 15.00 WIB, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir – Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif
SDN 180/1 TURE GELAR LOMBA 17 AGUSTUS, SISWA ANTUSIAS SAMBUT HUT RI KE-81
Enam Bulan Terabaikan, Sejumlah Tongkang Rusak Bahkan Sudah Ada Yang Terbakar
Muaro Jambi Masuk Radar Internasional, Selamatkan Warisan Sejarah
Kapolresta Jambi Kombea Pol.Ananto Herlamban Hadiri Oembukaan Festival Sungai Batanghari 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Dipimpin Kapolres Sarolangun, Satgas Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Areal Plasma PT BKS

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:35 WIB

Dua Pondok Kelompok Tani Karya Bakti Desa Ture Hangus Terbakar, Diduga Ada Unsur Kesengajaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Asap Kian Tebal Selimuti Pemayung,Warga Minta Pemda Batanghari Segera Liburkan Sekolah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Tersangka Insiden Pembacokan Serahkan Diri, Keluarga Tegaskan Melindungi Diri dan Harapkan Keadilan 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Mulai 21 Agustus 2026 Pukul 15.00 WIB, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir – Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Enam Bulan Terabaikan, Sejumlah Tongkang Rusak Bahkan Sudah Ada Yang Terbakar

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Muaro Jambi Masuk Radar Internasional, Selamatkan Warisan Sejarah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Kapolresta Jambi Kombea Pol.Ananto Herlamban Hadiri Oembukaan Festival Sungai Batanghari 2026

Berita Terbaru