Pemayungnews.id-MERLUNG Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanjung Jabung Barat bersama Polsek Merlung memberikan pendampingan penuh kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dalam pelaksanaan kegiatan survei pengguna jalan raya, yang digelar di depan Markas Komando (Mapolsek) Merlung, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (6/10/2026) pukul 14.30 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Praktek Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa Program Studi D-IV Transportasi Darat STTD, dengan metode survei wawancara pinggir jalan atau Road Side Interview. Kegiatan berjalan tertib dan aman sepanjang pelaksanaannya.
Kepala Polsek Merlung, IPTU Hendro G., S.H., M.H., saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (7/10/2026) pukul 07.30 WIB melalui Badan Komunikasi (BKO) Lantas Merlung, menjelaskan bahwa pendampingan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran, keamanan, serta ketertiban selama pelaksanaan survei.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami dari Polsek Merlung bersama Satlantas Polres Tanjab Barat turun langsung mendampingi pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan mahasiswa Program Studi D-IV Transportasi Darat STTD. Kegiatan ini berupa survei Road Side Interview terhadap para pengguna jalan,” ungkap IPTU Hendro.
Lebih lanjut ia menjelaskan, survei ini mencakup seluruh jenis kendaraan yang melintas, mulai dari kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4), hingga kendaraan roda enam (R6) dan jenis kendaraan lainnya. Data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi bahan analisis mahasiswa terkait karakteristik, perilaku berkendara, serta kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Merlung.
Kapolsek berharap, melalui kegiatan ini tidak hanya mahasiswa yang mendapatkan pengalaman langsung di lapangan, tetapi juga masyarakat pengguna jalan turut menyadari pentingnya keselamatan berkendara serta kelengkapan dokumen kendaraan.
“Kami berharap seluruh pengendara, baik yang menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, maupun roda enam dan lainnya, senantiasa mematuhi aturan keselamatan berkendara, melengkapi surat-surat kendaraan serta kelengkapan berkendara, demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain di jalan raya,” pesan IPTU Hendro.
Pendampingan kepolisian juga bertujuan menciptakan suasana aman dan kondusif, sehingga masyarakat yang menjadi responden merasa nyaman dalam memberikan jawaban tanpa rasa takut atau tertekan. Kerja sama antara institusi pendidikan dan kepolisian ini diharapkan terus terjalin guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang transportasi serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di kalangan masyarakat Tanjung Jabung Barat.
Kegiatan survei berakhir pada waktu yang telah ditentukan tanpa gangguan apapun, dan seluruh peserta maupun petugas kembali ke tempat masing-masing dalam keadaan aman.(Saiful)
Editor:Arian Arifin






