Enam Bulan Terabaikan, Sejumlah Tongkang Rusak Bahkan Sudah Ada Yang Terbakar

Avatar

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemayungnews.id – JAMBI -Krisis pendangkalan dan pencemaran di aliran Sungai Batanghari memasuki fase yang mengkhawatirkan. Kondisi ini sudah berlangsung selama enam bulan tanpa penanganan serius dari pihak berwenang.

 

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI), Kurniadi Hidayat, saat meninjau lokasi di aliran Sungai Batanghari, Jumat 15/08/26

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kurniadi menegaskan kondisi di lapangan saat ini sudah berada pada ambang batas darurat lingkungan. Sejumlah kapal penarik dan tongkang pengangkut batubara tidak hanya kandas dan tertahan, tetapi juga mengalami kerusakan parah.

 

Mulai dari lambung kapal retak, badan tongkang patah, hingga ada unit yang dilaporkan sempat terbakar.

 

“Ini bukan kejadian baru. Sudah enam bulan lalu terjadi dan sudah dilaporkan. Tapi sampai hari ini belum ada tindakan nyata,” tegas Kurniadi.

 

Ia menyebut, akibat kerusakan itu, muatan batubara dari sejumlah tongkang tumpah dan mencemari aliran Sungai Batanghari. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sungai.

 

Pendangkalan dan bangkai tongkang yang berserakan juga menghambat lalu lintas angkutan sungai. Nelayan dan kapal angkutan warga kesulitan melintas.

 

“Ini sudah darurat. Kalau dibiarkan, Sungai Batanghari bisa mati. Nelayan tidak bisa melaut, air jadi hitam dan tercemar batubara,” ujarnya.

 

Kurniadi mendesak pemerintah pusat, Pemprov Jambi, KSOP, dan perusahaan pemilik tongkang segera turun tangan melakukan evakuasi bangkai kapal dan normalisasi sungai.

 

LPKNI juga menuntut perusahaan pemilik tongkang bertanggung jawab atas pencemaran dan kerugian masyarakat.

 

“Kami akan kumpulkan bukti dan data. Jika tidak ada itikad baik, kami akan tempuh jalur hukum dan lapor ke KLHK,” pungkasnya.

Baca Juga  Wujud Apresiasi Kepada Personel Dirpolairud Polda Jambi Berikan Reward

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KSOP Kelas II Jambi dan perusahaan pemilik tongkang terkait evakuasi dan penanganan pencemaran.

Editor : Arian Arifin

Berita Terkait

Bertaruh Paru-Paru Demi Sesuap Nasi: Potret Ketangguhan Ayah di Tengah Kepungan Asap Jambi
Menanti Hujan yang Tak Kunjung Turun, Petani Desa Ture Terancam Tunda Tanam
Polres Batang Hari Raih Penghargaan Kategori Pelayanan Prima, Bukti Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Publik
Arumingtyas Khoni Dahlia, Jejak Emas Karateka Internasional dan Srikandi Psikologi UNJA
Terus Berkembang, Klinik Pratama 16 Medika Buka Layanan Baru Mulai 1 Oktober
Bidpropam Polda Jambi Gelar Gaktiblin di Polres Muaro Jambi, Pastikan Disiplin dan Profesionalisme Personel
Luka Bakar Menimpa 5 Kru Saat Kapal MT Nurhasanah Lima Terbakar di Perairan Teluk Majelis
Peringati HUT Lalu Lintas ke-71, Ditlantas Polda Jambi Rangkul 5 Pilar Keselamatan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

Bertaruh Paru-Paru Demi Sesuap Nasi: Potret Ketangguhan Ayah di Tengah Kepungan Asap Jambi

Selasa, 29 September 2026 - 18:42 WIB

Menanti Hujan yang Tak Kunjung Turun, Petani Desa Ture Terancam Tunda Tanam

Senin, 28 September 2026 - 20:56 WIB

Arumingtyas Khoni Dahlia, Jejak Emas Karateka Internasional dan Srikandi Psikologi UNJA

Senin, 28 September 2026 - 11:57 WIB

Bidpropam Polda Jambi Gelar Gaktiblin di Polres Muaro Jambi, Pastikan Disiplin dan Profesionalisme Personel

Rabu, 23 September 2026 - 21:45 WIB

Luka Bakar Menimpa 5 Kru Saat Kapal MT Nurhasanah Lima Terbakar di Perairan Teluk Majelis

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Peringati HUT Lalu Lintas ke-71, Ditlantas Polda Jambi Rangkul 5 Pilar Keselamatan

Kamis, 17 September 2026 - 22:15 WIB

Pangkalan Elpiji 3 Kg di Desa Selat Dijual di Atas HET, Warga Mendesak Pihak Terkait Segera Lakukan Tindakan Tegas

Sabtu, 12 September 2026 - 15:15 WIB

Tabrakan Dua Truk di Tanjung Tayas, Muatan Sawit Berhamburan Tutup Jalan & Arus Lalu Lintas Macet

Berita Terbaru