Jembatan Pulau Betung Penghubung Desa Putus Total, Warga Sekitar Teriak Tunggu Kehadiran Pemkab Batanghari

Avatar

- Penulis

Rabu, 9 April 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemayungnews.idBATANGHARI – Jembatan boks Desa Pulau Betung penghubung dua desa di Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, putus total diterjang hujan tadi malam yang mengguyur daerah tersebut pada Rabu (09/04/2025) dinihari.

 

Aspal badan jembatan amblas total akibat tergerus air hujan dinihari tadi menyisakan lobang yang dalam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hingga Rabu (08/04/2025), akses jembatan yang menghubungkan dua desa, yaitu, Desa Pulau Betung dan Desa Ture di Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, ditutup total

 

Warga memasang batang pinang serta rambu rambu lainnya untuk memblokade jalan menuju ke jembatan yang terputus tersebut.

 

Warga juga memasang tanda pengumuman kalau jalan ditutup total karena jembatan terputus.

 

Kades Desa Pulau Betung, Musalini mengatakan, jembatan ambrol pada Senin (08/04/2025) sekitar pukul 04.00 WIB dinihari tadi

 

Saat itu, hujan lebat dengan durasi lama mengguyur Desa Pulau Betung dan sekitarnya .

 

“Dinihari tadi hujan deras cukup lama. Sekitar pukul 04.00 WIB, badan jembatan ambrol,” kata Musalini di lokasi, Rabu (08/04/2025).

 

Dikatakan Musalini, badan jembatan ambrol tergerus air hujan. Air hujan yang masuk ke sungai menggerus pondasi jembatan.

 

“Sekitar beberapa hari lalu, badan jembatan memang sudah terlihat retak. Saya sudah lapor ke Dinas terkait, tapi belum ada penanganan.

 

Dan Puncaknya tadi subuh, saat hujan deras, jembatan tersebut amblas,” ujarnya.

 

“Sambungnya lagi, saya selaku Kepala Desa Pulau Betung sangat berharap kepada Dinas terkait untuk segera turun ke lokasi meninjau jembatan ini, karena jembatan ini adalah jalan penghubung antar Desa dan banyak perkebunan warga disekitar jembatan, jika lambat ditangani dikuatirkan warga tidak bisa lagi memanen hasil kebunnya karna jalan terputus,”ujarnya

Baca Juga  Pabung Batanghari Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh 2024

 

Ditempat terpisah Arian Arifin tokoh masyarakat Ture dan juga Ketua DPW PUSPA -RI (Pusat Study Pembangunan Republik Indonesia) Provinsi Jambi mengatakan,”jalan tersebut sudah lama amblas sekitar satu tahun yang lalu namun warga secara bergotong royong berusaha menimbun seadanya supaya kendaraan bisa lewat dan transportasi lancar

 

,”Dan sewaktu jembatan amblas yang pertama saya juga bersama Kades sudah beberapa kali menghubungi pihak pemerintah kabupaten seperti Dinas PUTR dan beberapa dinas terkait lainnya namun mereka tidak merespon terkait keluhan kami dan hanya memberikan jawaban yang kurang memuaskan, ujarnya

 

,”Saya bahkan beberapa kali menghubungi Kadis PUTR serta Kabid nya namun mereka tidak memberikan jawaban yang tepat,”

 

“Saya minta tolong diperhatikan juga jembatan kami ini, karena jembatan ini adalah jalan penghubung untuk beberapa Desa di pinggiran sungai Batanghari , jangan sampai masyarakat berasumsi bahwa Pemkab Batanghari mengabaikan warganya,”

 

,Dan saya juga meminta kepada Anggota Dewan yang terhormat khususnya Dapil Pemayung yang duduk di gedung mewah DRPD Batanghari tolong turun kesini, lihat masyarakat yang dulu memilih mu yang butuh suara lantang mu untuk memberikan solusi terkait jalan kami,”

 

,”Jangan sampai Warga menilai kalian hanya butuh suara disaat pemilihan dan hilang disaat warga membutuhkan,”ujarnya dengan nada sedikit kecewa (Redaksi)

Editor : Arian Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Lahan di Olak Rambahan Sebrang, Lokasi Terpencil Hambat Penanganan
Karhutla di Tahura Senami Meluas hingga 50 Hektare, Tim Gabungan Mundur Demi Keselamatan
Dua Pondok Kelompok Tani Karya Bakti Desa Ture Hangus Terbakar, Diduga Ada Unsur Kesengajaan
SDN 180/1 TURE GELAR LOMBA 17 AGUSTUS, SISWA ANTUSIAS SAMBUT HUT RI KE-81
Enam Bulan Terabaikan, Sejumlah Tongkang Rusak Bahkan Sudah Ada Yang Terbakar
Desak Polairud Turun ke Bantaran Sungai di Pasar Muara Tembesi, WAL: Jangan Pura-pura Tidak Tahu
Sebuah Rumah Di Desa Pulau Raman Di Lahap Sijago Merah, Warga Berjibaku Padamkan Api Secara Manual
MADRASAH IBTIDAIYAH DI LOPAK AUR TERBAKAR, DAMKAR DUA KABUPATEN KERAHKAN PERSONEL
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:52 WIB

Kebakaran Lahan di Olak Rambahan Sebrang, Lokasi Terpencil Hambat Penanganan

Sabtu, 5 September 2026 - 16:42 WIB

Karhutla di Tahura Senami Meluas hingga 50 Hektare, Tim Gabungan Mundur Demi Keselamatan

Kamis, 3 September 2026 - 23:38 WIB

Sinergi LBH FRIC dan UPT PPA Tanjab Barat Guna Dukung Pemulihan Psikologis Korban Perkosaan

Kamis, 3 September 2026 - 21:21 WIB

Polres Tanjab Timur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Tekankan Keteladanan Akhlak Rasulullah

Selasa, 1 September 2026 - 20:22 WIB

Kapolres Cirebon Kota Apresiasi Pengabdian Dua Personel dalam Upacara Kenaikan Pangkat

Selasa, 1 September 2026 - 19:01 WIB

RSUD Suryah Khairudin Merlung Dikeluhkan Tumpukan Sampah, Pengelolaan Limbah Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Mutasi Besar Di Polda Jambi, Sejumlah Pejabat Utama Dan Kapolres Bergeser

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Antusiasme Warga Dusun Kebun Meriahkan HUT RI ke-81, Pererat Silaturahmi dan Semangat Nasionalisme

Berita Terbaru