Jembatan Pulau Betung Amblas Warga Minta Anggota DPRD Dapil Pemayung Turun Ke Lokasi

Avatar

- Penulis

Selasa, 8 April 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemayungnews.id- BATANGHARI – Jembatan penghubung antar Dua desa di Desa Pulau Betung Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, kini dalam kondisi rusak parah amblas dan mengancam keselamatan warga

 

Jembatan boks yang dibangun pada tahun 2014 tersebut menghubungkan Desa Pulau Betung, Desa Ture dan beberapa Desa di kecamatan pemayung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Jembatan tersebut menjadi akses utama bagi ribuan warga yang melintasinya setiap hari.

 

Bukan hanya untuk mobilitas masyarakat, jembatan ini juga vital untuk kegiatan ekonomi setempat seperti mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.

 

Namun, seiring berjalannya waktu kondisi jembatan semakin memburuk. Beberapa bagian penyangga boks sudah amblas dan miring membuat jembatan tersebut semakin berbahaya terutama bagi anak sekolah dan masyarakat yang sering melintasinya.

 

Tidak hanya itu saja jembatan satunya juga mengalami penurunan beberapa sentimeter akibat diterjang banjir serta sering dilewati truk truk berat beberapa waktu yang lalu

 

Arian Arifin seorang tokoh masyarakat Desa Ture yang juga seorang aktivis menyampaikan,” bahwa bukan sekali ini saja amblas jembatan tersebut namun kemarin sudah pernah juga amblas dan ditimbun oleh warga secara bergotong royong,

 

,Bahkan saya dan beberapa orang juga sudah beberapa kali menyuarakan lewat pemberitaan terkait amblas nya jembatan ini namun hingga kini belum ada perbaikan yang dilakukan oleh Dinas PUTR Kabupaten Batanghari,”ujarnya

 

“Jembatan ini sudah lama rusak dan kami sangat khawatir dengan keselamatan warga. Setiap hari ada anak sekolah dan masyarakat yang melintasi jembatan ini. Kalau tidak segera diperbaiki, bisa saja terjadi kecelakaan yang lebih fatal,” katanya.

 

Menurutnya, pentingnya perbaikan jembatan ini tak hanya dirasakan oleh warga sekitar, tetapi juga oleh pihak-pihak terkait yang mengerti betapa vitalnya jembatan ini bagi kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  DiDuga 3 Pemuda SAD Dianiaya Oknum Ilegal Drilling Di KM 51

 

Warga berharap agar pemerintah daerah segera turun tangan dan melakukan perbaikan jembatan.

 

“Bahkan, jika memungkinkan mereka meminta agar jembatan yang sudah tidak layak pakai itu diganti dengan jembatan yang lebih kuat dan aman,” ujarnya.

 

 

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya karena selama ini belum ada upaya signifikan dari pihak berwenang untuk menangani kerusakan jembatan tersebut.

 

Kondisi ini semakin memperburuk rasa khawatir mereka terutama dengan datangnya musim hujan yang bisa mempercepat kerusakan

 

“Harapan kami, pemerintah daerah segera memperbaiki atau bahkan membangun jembatan baru yang lebih aman dan kuat. Jangan sampai ada korban jiwa dulu baru ada tindakan,” ujar

 

Salah satu tokoh masyarakat Desa Pulau Betung Ahmad Yani juga mengatakan,’ jembatan ini bukan hanya fasilitas umum tetapi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

 

” Oleh karena itu, keberadaan jembatan yang aman dan kokoh sangatlah penting demi kelancaran aktivitas masyarakat di daerah tersebut,” ujarnya.

 

Dirinya berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru saja dilantik yang baru ini dapat memperhatikan dan memperbaiki jembatan ini karena sangat vital bagi masyarakat beberapa Desa desa di kecamatan pemayung

 

“Ini akses utama bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari dalam membawa segala potensi alam yang ada,” pungkasnya.

 

Dan dia juga meminta kepada Para anggota DPRD Kabupaten Batanghari dapil Pemayung untuk segera turun ke lokasi jembatan ambruk tersebut, jangan sampai masyarakat menilai mereka hanya butuh suara saat ada pemilihan dan menghindar saat masyarakat kesusahan,” ujarnya (Arifin )

Editor : Arian Arifin

Berita Terkait

Ada Apa..Mandor Selaku Penanggung Jawab Jembatan Pulau Betung Blokir Nomor Wartawan
Sisa Struktur Bangunan Lama Ditemukan, Pengawasan APBD pada Proyek Jembatan Pulau Betung Dipertanyakan
Peran Strategis Dewan Komisaris Bank Daerah
Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Pemdes Desa Ture Gelar Panen Raya Jagung Hibrida
Diduga Gangster Berulah di Desa Ture, Warga Resah dan Berharap Polisi Tingkatkan Patroli  
Proyek WEBSITE Desa 15 Juta Di Sorot!! Kejaksaan Priksa kades Se-Batang Hari,Ada Dugaan Titipan Atasan
Kabar Gembira ,Hutama Karya Operasikan Tanpa Tarif Tol Betung – Tempino – Jambi Seksi 3 Segmen Tempino – Simpang Ness Mulai 14 September 2025
ETLE Sudah Mulai Diberlakukan di Wilayah Kota Jambi 
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:06 WIB

Menepis Opini, Menjaga Marwah Mustahik: BAZNAS Kota Jambi Tegaskan Z-Corner adalah Zakat Produktif, Bukan Pasar Bedug Dadakan   

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:35 WIB

Truk Batubara Terguling Timpa Minibus di Jalan Lintas Timur Muara Papalik, 1 Orang Tewas

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:05 WIB

Wow Luar Biasa!! Upaya Polda Jambi dalam Menekan Peredaran Narkoba Melonjak 25 Persen

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:48 WIB

Aksi Humanis di Bulan Ramadan! Ditresnarkoba Polda Jambi Turun Langsung Bagi-Bagi Takjil ke Warga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:05 WIB

Motor Scoopy Komalasari Kembali, Kasus dengan FIF Berakhir Restorative Justice

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:31 WIB

Truck Boks Pendingin Tabrak Rumah Warga, Berakhir Damai

Senin, 2 Maret 2026 - 12:46 WIB

Gara-gara Menjual Gas Di Atas HET Satu Pangkalan Di Desa Lampisi Mendapat Teguran Dari Diskoperindag

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:53 WIB

Kapolda Jambi Buka Rakernis Bidpropam 2026, Tekankan Pengawasan Adaptif dan Humanis

Berita Terbaru